Ia juga aktif merespons aspirasi publik. Pada Juni 2026, Dasco menerima dan merespons tuntutan mahasiswa yang melakukan aksi di Kompleks Parlemen. DPR memastikan aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti untuk mencari solusi.
Dalam isu ketenagakerjaan, Dasco juga memfasilitasi dialog antara Kementerian Ketenagakerjaan dan pihak TikTok menyusul persoalan yang berkaitan dengan ancaman pemutusan hubungan kerja.
Sementara dalam pembahasan legislasi, Dasco turut memimpin proses pembahasan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) di Badan Legislasi DPR pada April 2026.
Sebagai Ketua Harian DPP Gerindra, aktivitas Dasco pada 2026 tidak hanya berada di parlemen.
Pada 4 Agustus 2026, Dasco mengukuhkan tujuh Ketua DPC Gerindra di Sulawesi Selatan. Dalam Rakorda Gerindra Sulsel tersebut, ia menegaskan target partai untuk memenangkan Pemilu 2029 sekaligus mengantarkan Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinan nasional periode 2029-2034.
Momentum tersebut menunjukkan bahwa peran Dasco tidak sebatas sebagai pimpinan DPR. Ia juga menjadi salah satu motor konsolidasi internal Gerindra menjelang kontestasi politik berikutnya.
Dengan posisi ganda sebagai pimpinan parlemen dan Ketua Harian Gerindra, Dasco berada di salah satu posisi strategis dalam dinamika politik nasional 2026.
Profil Singkat Sufmi Dasco Ahmad
Nama: Prof. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H.
Tempat, tanggal lahir: Bandung, 7 Oktober 1967
Partai: Partai Gerindra
Dapil: Banten III
Jabatan: Wakil Ketua DPR RI periode 2024-2029
Koordinator: Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) DPR RI
Jabatan di Partai: Ketua Harian DPP Partai Gerindra
Pendidikan: Teknik Elektro Universitas Pancasila; S1 Hukum Universitas Jakarta; Magister Hukum Universitas Islam Jakarta; Doktor Hukum Universitas Islam Bandung
Profesi: Politikus, advokat, akademisi
Gelar akademik: Guru Besar Ilmu Hukum
Dengan rekam jejak yang membentang dari dunia usaha, hukum, akademik, hingga politik, Sufmi Dasco Ahmad kini menjadi salah satu figur kunci Partai Gerindra sekaligus pimpinan DPR RI. Pada 2026, perannya semakin terlihat bukan hanya dalam pengambilan keputusan di parlemen, tetapi juga dalam mengawal agenda politik Gerindra menuju Pemilu 2029. (s)













