Surabaya. Cakrawalanews.co – Kekurangan sekitar 200 guru di SMA dan SMK negeri di Kabupaten Malang mendapat perhatian Anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas.
Maka itu Puguh, mendorong Dinas Pendidikan Jawa Timur melakukan pemetaan kebutuhan guru secara menyeluruh. Pendataan tidak hanya dilakukan untuk Kabupaten Malang, tetapi juga seluruh wilayah Malang Raya agar kebutuhan tenaga pendidik dapat diantisipasi sejak dini.
Menurut dia, pemerintah perlu memiliki data yang jelas mengenai jumlah guru yang pensiun, kebutuhan setiap mata pelajaran, serta waktu yang tepat untuk melakukan rekrutmen.
“Harus segera dilakukan tindakan yang serius. Data dari sekian banyak SMA dan SMK yang ada di Kabupaten Malang, bahkan mungkin di Malang Raya, berapa kekurangan gurunya, kapan harus dilakukan rekrutmen ASN, dan bagaimana langkah-langkahnya,” ujarnya.
Puguh juga menyatakan dukungannya apabila guru honorer yang selama ini telah mengabdi menjadi bagian dari prioritas dalam proses pengangkatan ASN maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, para guru honorer telah memiliki pengalaman sekaligus jasa dalam menjaga keberlangsungan proses pendidikan di sekolah.



