DLH Surabaya pun mengajak warga ikut memperhatikan kondisi taman dan fasilitas umum di lingkungan masing-masing. Jika menemukan aktivitas mencurigakan atau kerusakan fasilitas publik, masyarakat diharapkan segera melaporkannya.
Fikser menegaskan, menjaga fasilitas kota merupakan tanggung jawab bersama karena keberadaannya ditujukan untuk kepentingan seluruh masyarakat Surabaya.
“Fasilitas itu dibangun dari uang rakyat untuk dinikmati bersama. Kalau hilang atau dirusak, yang dirugikan bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh warga Surabaya,” pungkasnya. (s)













