Kedua, lowongan magang yang diajukan harus relevan denga n kualifikasi lulusan perguruan tinggi. Lowongan yang bersifat operator atau tidak sesuai dengan tujuan pengembangan kompetensi peserta berpotensi ditolak dalam proses verifikasi.
Ketiga, kurikulum magang harus selaras dengan posisi yang diajukan. “Kurikulum yang jelas dan sesuai dengan posisi magang akan mempermudah proses verifikasi,” kata Darmawansyah.
Sementara itu, Darmawansyah menyampaikan bahwa mulai hari ini, Kamis (16/7/2026), calon peserta Program Pemagangan Nasional Angkatan II Batch 1 Tahun 2026 sudah dapat mendaftar dan memilih lowongan magang pada perusahaan yang telah dinyatakan lolos sebagai mitra penyelenggara.













