Menurutnya, trauma dapat muncul akibat peristiwa yang dialami maupun disaksikan, baik berupa trauma akut yang terjadi akibat satu peristiwa berat maupun trauma kronis yang muncul akibat te kanan atau kondisi sulit yang berlangsung dalam waktu lama.
“PFA bertujuan mengurangi dan mencegah dampak psikologis yang lebih buruk akibat bencana atau situasi sulit, sekaligus memperkuat proses pemulihan psikologis,” kata Naufalul.
Sementara itu, Istiqomah menjelaskan bahwa bantuan psikologis awal atau Psychological First Aid (PFA) dilakukan melalui tiga prinsip utama, yaitu Look (mengamati kondisi dan kebutuhan), Listen (mendengarkan dengan empati), dan Link (menghubungkan dengan bantuan yang dibutuhkan).
Menurutnya, ketiga prinsip tersebut bertujuan membantu individu yang mengalami situasi krisis agar merasa lebih aman, tenang, dan memperoleh dukungan yang diperlukan dalam proses pemulihan.
“Dengan menerapkan prinsip Look, Listen, dan Link, bantuan psikologis awal dapat diberikan secara sederhana namun tetap efektif,” ujar Istiqomah.












