Cakrawala BirokrasiCakrawala NewsHeadline

Kementerian Ketenagakerjaan Gandeng Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Perkuat Komunikasi Publik Berbasis Data dan Teknologi Digital

×

Kementerian Ketenagakerjaan Gandeng Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Perkuat Komunikasi Publik Berbasis Data dan Teknologi Digital

Sebarkan artikel ini
Kebijakan Publik dan Penguatan Komunikasi Pemerintah di Era Digital
Kebijakan Publik dan Penguatan Komunikasi Pemerintah di Era Digital

JAKARTA, cakrawalanews.co | Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan terus memperkuat strategi komunikasi publik guna memastikan setiap kebijakan ketenagakerjaan dapat dipahami secara utuh, diterima, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Langkah tersebut diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran yang mengedepankan pendekatan berbasis data, riset komunikasi, serta pemanfaatan teknologi digital.

Kolaborasi tersebut secara resmi ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin (11/5/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, bersama Sekretaris Jenderal IKA FIKOM UNPAD, Ivan Garda, dan disaksikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli serta Ketua Umum IKA FIKOM UNPAD, Hendri Satrio.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa komunikasi publik kini menjadi salah satu instrumen strategis dalam memastikan kebijakan pemerintah mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor ketenagakerjaan.

Menurutnya, perubahan pola konsumsi informasi di era digital menuntut pemerintah untuk menghadirkan model komunikasi yang lebih adaptif, inklusif, mudah dipahami, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Komunikasi merupakan kompetensi penting bagi angkatan kerja Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami ingin memperkuat kemampuan komunikasi di seluruh ekosistem ketenagakerjaan,” ujar Yassierli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *