“Kalau terhubung ke dashboard, wali kota bisa langsung memonitor perkembangan laporan. Ini akan mempercepat pengambilan keputusan,” tuturnya.
Politisi PSI tersebut juga menyoroti banyaknya kanal pengaduan yang saat ini sudah dimiliki Pemkot Surabaya, mulai dari aplikasi Wargaku, Call Center 112, hingga berbagai hotline dinas dan satgas.
Menurutnya, tanpa integrasi yang jelas, banyaknya layanan justru berpotensi membingungkan warga.
“Jangan sampai masyarakat melihat ini sebagai penumpukan layanan. Pertanyaannya, apakah yang sebelumnya tidak efektif?” katanya.
Ia menilai integrasi menjadi hal penting agar seluruh laporan warga dapat dikelola dalam satu sistem yang efisien dan mudah dipantau. Dengan sistem yang saling terhubung, laporan masyarakat dinilai bisa lebih cepat diteruskan ke OPD terkait tanpa terhambat birokrasi panjang.












