Pemerintah Kota Surabaya bersama TP PKK menilai bahwa kebiasaan tanpa gawai dapat terbentuk melalui konsistensi seluruh anggota keluarga.
Dalam jangka panjang, langkah ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara penggunaan teknologi dan interaksi sosial yang sehat.












