SURABAYA, cakrawalanews.co | Fenomena fear of missing out (FOMO) dan pesatnya perkembangan teknologi digital menjadi tantangan baru dalam pola pengasuhan anak.
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, menekankan pentingnya peran ibu dalam mengarahkan penggunaan teknologi sekaligus menjaga kesehatan mental keluarga.
Hal tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Kartini, Senin (20/4/2026), yang menjadi momentum refleksi terhadap dinamika peran perempuan di era digital.
Menurut Rini, perkembangan teknologi telah memperluas ruang interaksi anak dari lingkungan fisik ke dunia maya. Kondisi ini menuntut keterlibatan aktif orang tua dalam memahami aktivitas digital anak.
“Orang tua harus memahami dunia anak, termasuk apa yang mereka akses melalui gawai. Teknologi bisa membawa manfaat besar, tetapi juga berisiko jika tidak diarahkan,” ujarnya.












