Ipuk menjelaskan bahwa strategi 3A menjadi fondasi dalam membangun ekosistem pariwisata berkelanjutan.
Aksesibilitas diperkuat melalui konektivitas, atraksi dikembangkan dari potensi budaya lokal, dan amenitas ditingkatkan untuk menunjang kenyamanan wisatawan. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.
Salah satu implementasi strategi tersebut adalah penyelenggaraan Banyuwangi Festival yang mengangkat tradisi lokal menjadi event modern dan terkelola secara profesional. Hendri Arnis menilai pengemasan event budaya menjadi faktor penting dalam menarik wisatawan.













