Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menekankan bahwa kolaborasi menjadi elemen penting dalam keberhasilan program ini.
Menurutnya, pengelolaan kebersihan lingkungan tidak dapat sepenuhnya bergantung pada pemerintah, tetapi memerlukan partisipasi langsung dari masyarakat agar hasilnya lebih optimal dan berkelanjutan.
Selain fokus pada aksi bersih-bersih, program ini juga diarahkan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Upaya tersebut mencakup pencegahan penumpukan sampah, perbaikan saluran drainase, serta perubahan perilaku agar tidak membuang sampah sembarangan.













