Cakrawala NewsHeadline

OJT Taruna Akmil Dimulai 13 April, Disiapkan Hadapi Tugas Komando di Lapangan

×

OJT Taruna Akmil Dimulai 13 April, Disiapkan Hadapi Tugas Komando di Lapangan

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026-04-11 at 13.16.14 (1)
akmil taruna

MAGELANG Cakrawalanews.co  | Akademi Militer menyiapkan taruna tingkat III untuk menghadapi tugas nyata di lapangan melalui program On the Job Training (OJT) yang akan dilaksanakan pada 13 hingga 22 April 2026 di sejumlah satuan TNI Angkatan Darat.

Program ini merupakan bagian dari tahapan pendidikan yang dirancang untuk menjembatani antara teori yang diperoleh selama masa pembelajaran di akademi dengan praktik langsung di lingkungan satuan operasional.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan laporan kesiapan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Akmil, Rano Tilaar, di Lapangan Mako Mentar Akmil, Magelang, pada Sabtu (11/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa OJT menjadi momentum penting bagi taruna untuk menguji kesiapan mereka sebelum memasuki fase penugasan sebagai perwira TNI AD.

Dalam program ini, para taruna akan diterjunkan ke beberapa satuan strategis, yakni Kodam V/Brawijaya, Divisi Infanteri 2 Kostrad, serta Skadron 31 Puspenerbad. Penempatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman langsung terkait dinamika tugas di satuan, mulai dari fungsi teritorial, tempur, hingga dukungan udara.

Selama OJT berlangsung, taruna akan mempraktikkan berbagai materi yang telah dipelajari, seperti pembinaan satuan (Binsat), kepemimpinan lapangan, serta metodologi penelitian. Proses ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman aplikatif taruna terhadap konsep-konsep yang sebelumnya dipelajari secara akademik.

Gubernur Akmil Rano Tilaar menegaskan bahwa pengalaman lapangan menjadi elemen penting dalam membentuk karakter kepemimpinan seorang calon perwira.

“Ini kesempatan memahami langsung peran komandan di lapangan, bukan hanya teori,” ujarnya.

Lebih jauh, melalui program OJT ini, taruna diharapkan tidak hanya mampu memahami struktur dan mekanisme kerja satuan, tetapi juga menginternalisasi tanggung jawab jabatan awal perwira, seperti Komandan Peleton (Danton) dan Perwira Urusan (Paur). Pemahaman tersebut mencakup aspek pengambilan keputusan, manajemen personel, hingga kemampuan beradaptasi dengan situasi operasional yang dinamis.

Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk membangun kesiapan mental taruna sebagai calon perwira TNI AD. Pengalaman langsung di lapangan dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk ketahanan psikologis, kedisiplinan, serta kepemimpinan yang responsif terhadap berbagai tantangan tugas.

Dengan demikian, program OJT tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap kurikulum pendidikan, tetapi juga menjadi tahap krusial dalam memastikan bahwa setiap taruna memiliki kesiapan menyeluruh, baik secara teknis, taktis, maupun mental, sebelum mengemban tanggung jawab sebagai perwira di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *