“Jangan hanya menjadikan para alumni yang ternaungi dalam wadah IKA UINSA sebagai bagian dari masa lalu saja, tapi jadikan potensi dan partner strategis di masa depan,” ujar Ida dalam sebuah kegiatan alumni di Jawa Timur.
Pandangan serupa disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Sahiron Syamsuddin, yang menilai peran alumni sangat penting dalam mendukung pengembangan perguruan tinggi, baik dari sisi akademik maupun non-akademik.
“Alumni harus dirangkul dan diajak bersama untuk berkontribusi positif dalam mengembangkan perguruan tinggi, baik dalam bidang akademik maupun non akademik,” kata Sahiron saat membuka sarasehan mewakili Menteri Agama di Aula Kantor Kementerian Agama Jawa Timur, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (5/3/2026).
Sahiron juga mengungkapkan bahwa Kementerian Agama tengah menyiapkan wadah organisasi alumni untuk seluruh 59 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia sebagai arahan langsung dari Menteri Agama agar sinergi alumni dengan perguruan tinggi semakin terstruktur. “Pak Menteri Agama meminta bulan April tahun ini wadah organisasi alumni PTKIN tingkat nasional sudah harus terbentuk,” ujarnya. Selain PTKIN, Kementerian Agama juga membuka kemungkinan keterlibatan perguruan tinggi keagamaan Islam swasta (PTKIS) dalam organisasi alumni tersebut.
Terkait proses seleksi rektor UINSA, Kurjum menjelaskan seluruh nama kandidat yang telah mendaftar akan melalui tahap verifikasi oleh panitia penjaringan. Setelah proses tersebut selesai, panitia akan menetapkan nama-nama yang memenuhi syarat sebelum diajukan ke Kementerian Agama. “Nanti ada proses verifikasi, kemudian penetapan. Setelah itu nama-nama yang lolos akan diserahkan ke Kementerian Agama,” kata Kurjum. Ia menambahkan bahwa penentuan rektor UINSA tetap berada pada kewenangan Menteri Agama setelah melalui tahapan fit and proper test di tingkat kementerian. “Di Kementerian Agama nanti ada fit and proper test yang kemudian mengerucut pada tiga nama calon rektor,” ujarnya. Berdasarkan jadwal yang disusun panitia, proses penjaringan dan seleksi bakal calon Rektor UINSA dijadwalkan berlangsung hingga 12 Maret 2026 sebelum memasuki tahapan lanjutan di tingkat Kementerian Agama. ( jey/wa)












