AdvertorialDPRD JatimIndeksPilihan Redaksi

Pansus DPRD  Usulkan Ada Biro Khusus BUMD dan Audit Independen

×

Pansus DPRD  Usulkan Ada Biro Khusus BUMD dan Audit Independen

Sebarkan artikel ini
IMG-20260201-WA0012
IMG-20260201-WA0012

Satib berharap langkah tersebut dapat menginspirasi Jawa Timur, terlebih di tengah kondisi pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. “Sekarang TKD di semua wilayah dikurangi oleh pusat. Tapi kita tidak usah pesimis, justru ini menjadi tantangan bagi daerah untuk mengoptimalisasi PAD. Salah satu sumbernya adalah BUMD dan BLUD,” tegasnya.

Ia menilai selama ini banyak BUMD di Jawa Timur yang kinerjanya stagnan dan kontribusinya sangat kecil terhadap PAD. Bahkan, tidak sedikit yang mengalami kerugian.
“Selama ini BUMD kita ini istilahnya hidup segan mati tak mau. Setiap tahun pansus LKPJ Gubernur selalu merekomendasikan perbaikan, tapi sampai sekarang banyak BUMD yang kontribusinya sangat kecil ke PAD. Bahkan ada yang rugi, tapi tetap dipertahankan. Ini kan jadi pertanyaan,” jelas Bendahara Fraksi Gerindra DPRD Jatim ini.

Pansus juga menyoroti perbandingan kinerja antara Bank Jatim dan Bank Jateng. Satib menyebut meski aset Bank Jateng lebih kecil, setoran dividen ke provinsi justru lebih tinggi dibandingkan Bank Jatim.

“Yang menarik, Bank Jateng asetnya di bawah Jawa Timur, tapi dividennya yang disetor ke provinsi malah lebih tinggi. Sementara Bank Jatim keuntungannya tidak jauh berbeda, tapi kontribusi dividennya hanya sekitar Rp400-an miliar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setoran dividen Bank Jatim pada 2024 justru menurun dibandingkan tahun sebelumnya. “Tahun 2023 sekitar Rp470-an miliar, sedangkan 2024 sekitar Rp440-an miliar. Artinya ada penurunan lebih dari Rp20 miliar. Ini tentu menjadi perhatian bagi kami di pansus. Pansus, akan mendalami lebih jauh penyebab penurunan tersebut,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *