“Guna memberikan rasa aman dan tentram bagi warga Surabaya,” katanya.
Seruan senada juga disampaikan Pemuda Pusura. Biro Hukum Pemuda Pusura, Mukti Priyono menyatakan, aka mendukung dukungan moral dan upaya yang dilakukan GP Ansor dan Banser. Menurutnya, kasus terror yang menimpa pejabat pemeritah kota tersebut tak bisa dipandang sebelah mata.
“Tahun 2018-2019 ini tahun politik, maka kita juga harus menjaga pesta demokrasi yang berlangsung,” katanya
Meski telah menyatakan pernyataan sikap atas kejadian teror yang terjadi, sejumlah pengurus GP Ansor, Banser dan Pusura masih menunggu kedatangan Eri Cahyadi dari Polrestabes Surabaya. Dihadapan GP Ansor, Banser dan Pusura, Eri mengapresiasi atas dukungan moral yang diberikan.
“Support ini tak bisa dinilai dengan materi. Ini yang membuat mental saya semaki berlipat,” ucapnya
Eri mengaku, kejadian yang dialami menjadi introspeksi. Namun, dengan sikap amar makruf nahi mungkar akan siap menghadapi apapun resiko yang dihadapi.













