Khusus dalam reses tersebut, tercatat sekitar 10.053 PIP disalurkan kepada warga Surabaya sebagai bagian dari penguatan akses dan kualitas pendidikan.
Reses tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni, Ketua Komisi D DPRD Surabaya Akhmarawita Kadier, serta Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Surabaya Achmad Nurdjayanto.
Ketua DPD Golkar Surabaya, Akhmarawita Kadir menilai, literasi digital bagi pelajar merupakan kebutuhan mendesak di kota besar seperti Surabaya, di mana akses teknologi relatif terbuka namun belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan memanfaatkan secara positif.
“Pendidikan hari ini tidak bisa dilepaskan dari teknologi. Literasi digital penting agar pelajar Surabaya tidak hanya menjadi pengguna, tetapi mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan berdaya saing,” ujar Akhma yang juga ketua Komisi D DPRD Surabaya ini.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua agar kebijakan pendidikan berbasis digital benar-benar berdampak bagi pembentukan karakter dan kualitas generasi muda.













