“Dividen yang disetorkan pada tahun berjalan tercatat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ini dipengaruhi oleh perbaikan tata kelola, efisiensi operasional, serta optimalisasi unit usaha BUMD,” ujarnya, Minggu (21/12/2025).
Dengan capaian tersebut, Pemkot Surabaya optimistis kinerja BUMD pada 2026 akan semakin kuat. Terlebih, di tengah kebijakan pemotongan anggaran Transfer ke Daerah (TKD), penguatan PAD melalui BUMD menjadi salah satu strategi utama pemerintah kota.
“Pemkot Surabaya terus memacu peningkatan PAD melalui pengembangan BUMD yang lebih adaptif dan progresif,” kata Vykka.












