Cakrawalanews.co-Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan bahwa pemerintah telah memulai langkah koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk menangani kerusakan infrastruktur pemerintahan desa akibat bencana alam di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh
Fokus utama dari kerja sama lintas kementerian ini adalah percepatan perbaikan kantor-kantor desa yang dikategorikan mengalami rusak berat agar fungsi pelayanan publik dapat segera kembali normal.
Dalam keterangannya di Jakarta, Mendagri menjelaskan bahwa penanganan kerusakan akan dibagi berdasarkan tingkat keparahannya serta kapasitas finansial pemerintah daerah setempat.
Berdasarkan data terkini, terdapat 360 kantor desa yang mengalami rusak ringan dan 25 kantor desa dalam kondisi rusak berat. Terhadap bangunan yang mengalami kerusakan ringan, pemerintah pusat terlebih dahulu akan meninjau kemampuan anggaran daerah, namun jika daerah tidak sanggup mendanainya, pemerintah pusat siap mengambil alih proses perbaikan tersebut.
Meskipun rincian teknis dan jadwal pengerjaan belum dipaparkan secara mendetail, Tito menegaskan bahwa seluruh proses renovasi akan dilakukan secepat mungkin.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana secara menyeluruh di wilayah-wilayah terdampak, sehingga roda pemerintahan di tingkat desa tidak terhambat terlalu lama. ( wa/ar)













