Gresik, cakrawalanewws.co – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik beserta Perum Bulog Subdivre Surabaya Utara, bersiap-siap menghadapi perubahan bantuan beras sejahtera (rastra) menjadi bantuan sosial (bansos) non tunai.
Sebab, jika kebijakan ini jadi dilakukan maka rastra tidak lagi langsung diberikan kepada masyarakat penerima. Namun, melalui toko-toko yang telah ditunjuk untuk melayani rastra. Rencananya bansos non tunai itu, berbentuk kartu elektronik seperti kartu ATM yang memiliki saldo Rp 110.000 setiap bulannya.
Nantinya, kartu yang berisi uang tersebut bisa dibelikan berbagai macam bahan pokok atau sembako. Tetapi, untuk pembeliannya harus di toko-toko yang telah ditunjuk oleh Pemerintah untuk melayani kartu itu.
Terkait hal itu, Kepala Dinsos Kabupaten Gresik Sentot Supriyohadi mengatakan pihaknya belum mendapatkan kepastian untuk perubahan kebijakan tersebut. Namun, kebijakan serupa daerah lain sudah dilaksanakan.












