Meskipun rastra berganti dengan bansos non tunai, kami akan tetap mengirimkan beras. Namun, tidak lagi langsung ke masyarakat melainkan ke toko-toko yang telah ditentukan.
“ Tetapi, kami belum menerima data toko mana saja untuk penjualan rastra di Gresik,” urainya.
Dihapusnya bantuan rastra ini, tidak mengganggu Bulog. Sebab, kami yakin nanti ada kebijakan baru juga untuk pola penjualan yang akan dilakukan Bulog. Kalau tidak ada kebijakan baru, ya kami tidak bisa nyerap beras masyarakat. Masak iya, kami nyerap terus tapi tidak menjual,” tandasnya.(eno/cn08)












