Jakarta. Cakrawalanews.co – DPP Demokrat menuding Moeldoko dan Yusril berkoalisi dengan melakukan siasat jahat menggunakan proxy para mantan kader Partai Demokrat untuk mencapai ambisi kekuasaannya dengan melakukan upaya-upaya pembodohan publik , dengan memanfaatkan background jendral dan Yusril Isha Mahendra sebagai profesor hukum. Demikian ditegaskan Herzaky Mahendra Putra Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat melalui rilis Senin (4/10/2021).
“Kami katakan tegas, Rakyat Indonesia tidak bodoh. Kader Demokrat tidak bodoh, kami semua tidak bodoh. LawanUpayaPembodohan. Kami perlu melakukan perlawanan terhadap mereka yang menggunakan pangkat, jabatan, dan gelar akademinya untuk membodohi publik,” kata Herzaky Mahendra Putra Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat melalui rilis Senin (4/10/2021).




