Selain ke Partai Demokrat beber Herzaky, KSP Moeldoko juga berusaha menjadi ketua umun partai lain. Bahkan, salah satu mantan Wapres bercerita, beliau didatangi Moeldoko dan meminta dukungan untuk KSP Moeldoko bisa menjadi ketua umum di salah satu parpol. “lagi lagi ditolak walau dengan halus,” lanjutnya lagi.
Demokrat kata Herzaky juga menengarai Koalisi KSP Moeldoko – Yusril Berjuang demi rupiah bukan karena Demokrasi seperti yang disampaikan selama ini, “Kita tahu, bahwa yang namanya kontrak profesional, pasti ada rupiahnya. Itu wajar. Tapi kami minta agar Yusril mengakui saja. Jangan berkoar-koar demi demokrasi,” sindirnya.
Untuk itu kata Herzaky, pihaknya meminta Moeldoko menghentikan semua prilakunya itu, dan meminta maaf atas semua kesalahan yang dilakukan pada Demokrat, “Semua kembali ke KSP Moeldoko. Beliau punya dua pilihan. Pertama, menghentikan semua ambisinya untuk mengambilalih Partai Demokrat. Mengakui kesalahannya. Meminta maaf kepada seluruh kader Partai Demokrat. Kami yakin, masih ada ruang perbaikan bagi siapapun manusia di muka bumi ini yang telah berbuat khilaf atau salah. Kami yakin, insyaAllah, bersama Tuhan dan dukungan rakyat Indonesia, kami dapat memenangkan proses hukum ini,” Katanya lagi.



