Surabaya, cakrawalanews.co – Nasib para pedagang yang berjualan di Pasar Induk Osowilangon (PIOS) kian merana. Bukan hanya jumlah pengunjung yang turun, jumlah pedagang juga ikutan turun. Dari 105 pedagang pada awal dibuka, sekarang tinggal 85 pedagang. Nah, dari 85 pedagang itu 75 persennya mengaku sepi pembeli hingga dia membuka stand di lokasi lain di tengah Kota Surabaya.
Fakta tersebut terungkap ketika Komisi B DPRD Surabaya menggelar sidak di PIOS, Senin (3/4/2017). Memang sebagaimana hasil Sidak kemarin Pasar di Osowilangun itu terlihat sepi pembeli. Puluhan pedagang pasar induk Osowilagon meminta pemerintah kota Surabaya untuk bertindak tegas dalam menjalan Perda 1 tahun 2015 tentang penataan pasar rakyat.












