Ambon, Cakrawalanews.co – Gubernur Maluku, Murad Ismail menyatakan, sebanyak 23 warga dari tiga kabupaten di Maluku meninggal dunia akibat gempa tektonik berkekuatan magnitudo 6,8 yang mengguncang Pulau Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah serta Seram Bagian Barat (SBB).
“Data yang saya terima dari Kepala BPBD Maluku, Farida Salampessy, sebanyak 23 orang warga meninggal dan seratusan warga lain menderita luka-luka,” kata Murad Ismail, Jumat (27/9/2019).
Gubernur Maluku mengatakan, fokus saat ini para korban yang menderita luka-luka segera mendapatkan perawatan medis secara optimal di sejumlah rumah sakit di Kota Ambon maupun kabupaten lain, agar dapat segera pulih dan sembuh.












