“Saya memastikan semua korban luka mendapatkan perawatan maksimal oleh para dokter dan perawat, sehingga segera pulih dan sembuh,” katanya.
Gubernur Maluku juga menyatakan, seluruh biaya perawatan dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah provinsi Maluku, sehingga para korban dan keluarganya tidak perlu merasa khawatir.
“Seluruh biayanya menjadi tanggung jawab Pemprov. Jika ada dokter maupun tenaga medis yang minta pembayaran segera laporkan dan saya akan mengambil tindakan tegas,” katanya.
Ia mengatakan, banyak korban luka dikarenakan masyarakat panik dan takut saat terjadi bencana, dan berhamburan keluar rumah tanpa memikirkan keselamatan, sehingga banyak yang tertimpa reruntuhan rumah dan bangunan.












