Surabaya, CakrawalaNews.co – Pembangunan Pasar Keputran Selatan yang diproyeksikan menjadi sentra pasar unggas di Kota Surabaya memasuki tahap akhir.
Secara fisik, proyek tersebut disebut telah mencapai sekitar 95 persen.
Namun, hampir rampungnya bangunan pasar belum otomatis menjawab persoalan utama para pedagang yang sebelumnya harus meninggalkan lokasi dan menempati tempat penampungan sementara (TPS).
Kondisi tersebut menjadi perhatian Komisi B DPRD Kota Surabaya.
Dewan berencana turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi bangunan sekaligus mengecek kesiapan pasar sebelum kembali ditempati para pedagang.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Machmud, mengatakan pihaknya memang telah merencanakan peninjauan ke Pasar Keputran Selatan yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan perdagangan unggas.
“Kami memang ada rencana untuk meninjau pasar keputaran selatan yang memang banyak jual unggas di situ,” ujar Machmud pada Rabu, 14 September 2026.
Menurutnya, persoalan pedagang di kawasan tersebut sebelumnya sempat memicu aksi protes.













