Karena itu, peninjauan langsung diperlukan untuk memastikan tidak ada persoalan yang luput dari perhatian, termasuk kemungkinan kendala material maupun bagian bangunan yang belum sepenuhnya diselesaikan.
Ia menyebut, dari pengamatan sekilas pada bagian depan, progres pembangunan memang terlihat sudah mencapai sekitar 95 persen.
Namun, akses masuk ke area pasar masih tertutup pagar seng.
Kondisi tersebut membuat dewan belum dapat melihat langsung bagian dalam bangunan secara menyeluruh.
“Tapi itu kan depannya masih di pagar seng ya, jadi kita akan lihat lagi, nanti kita undang, kita bisa masuk sana,” tegasnya.
Bagi Komisi B, penyelesaian pembangunan pasar seharusnya segera diikuti dengan kejelasan mengenai kapan pedagang dapat kembali menempati lapak mereka.
Terlebih, momentum musim hujan dan Ramadan sudah semakin dekat.
“Kami berharap cepat masuk pedagang itu, sehingga ini kan menjelang musim hujan, menjelang ramadhan juga .sehingga pedagang itu bisa mendapatkan rezeki yang banyak dari situ,” pungkasnya. (*)













