Surabaya. Cakrwalanews.co – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur sekaligus politikus PDI Perjuangan, Deni Wicaksono, mengapresiasi sejumlah capaian yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan. Namun, ia mengingatkan pemerintah agar tidak hanya berfokus pada angka capaian, tetapi juga memastikan manfaat program prioritas benar-benar dirasakan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Deni usai mengikuti Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jatim dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI di Gedung DPRD Jatim, Jumat (14/8/2026).
“Secara angka memang luar biasa kalau kita lihat dan saksikan bersama tadi. Tapi kita perlu juga melihat kondisi real di lapangan,” kata Deni.
Menurutnya, sejumlah program pemerintah memang memiliki tujuan baik dan ditujukan untuk kepentingan rakyat. Namun, pelaksanaan di lapangan tetap harus diawasi agar tidak menimbulkan persoalan baru.
Salah satu yang menjadi perhatian Deni adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai MBG merupakan salah satu program prioritas dengan anggaran yang sangat besar. Karena itu, kualitas pelaksanaan dan aspek keamanan pangan tidak boleh ditawar.
Ia menyoroti masih adanya kasus penerima MBG yang mengalami keracunan, termasuk kejadian yang terjadi di Jawa Timur.
Menurut Deni, kejadian keracunan harus menjadi bahan evaluasi serius agar program MBG benar-benar memberikan manfaat dan tidak justru membahayakan penerima.
“Kami berharap memang ada tindakan tegas agar program yang menjadi program prioritas ini bisa berjalan baik, capaian juga maksimal,” ujarnya.
Deni bahkan mendorong agar SPPG atau dapur MBG yang terbukti melakukan kesalahan hingga menyebabkan keracunan dapat ditutup sementara.
Jika setelah evaluasi tidak ada perbaikan, ia menilai pemerintah perlu mengambil langkah lebih tegas dengan mencabut izin operasionalnya.



