Surabaya, CakrawalaNews.co | Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri menyoroti proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya yang diperkirakan mencapai sekitar Rp12,8 triliun.
Ia mengingatkan, kenaikan anggaran daerah tidak boleh berhenti pada besarnya nominal, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap kehidupan dan perekonomian masyarakat.
Menurut Syaifuddin, peningkatan APBD harus berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan warga. Jangan sampai anggaran daerah terus bertambah, namun masyarakat tidak merasakan efek langsung dari pertumbuhan tersebut.
“APBD kita sekitar Rp12,8 triliun. Kenaikan APBD manakala tidak berdampak terhadap ekonomi rakyat, sama saja. Tidak ada efek dari peningkatan ekonomi yang dirasakan masyarakat,” kata Kaji Ipuk sapaan akrab Ketua DPRD Surabaya pada Jumat (14/8/2026).
Ia juga mengingatkan agar peningkatan APBD tidak justru memunculkan persoalan baru di tengah masyarakat. Salah satu hal yang menjadi perhatiannya yakni persoalan parkir yang harus ikut ditata seiring dengan perkembangan pembangunan dan aktivitas ekonomi kota.
“Jangan sampai peningkatan APBD justru menimbulkan masalah baru, termasuk persoalan parkir dan lainnya,” ujarnya.













