“Beliau adalah guru dari para guru, termasuk juga guru spiritual bagi Gus Dur secara keilmuan dan keteladanan,” katanya.
Menurutnya, pengakuan negara terhadap Syaikhona Kholil merupakan bentuk penghargaan atas jasa besar beliau dalam membentuk tradisi keilmuan Islam yang rahmatan lil ‘alamin dan penuh nilai kemanusiaan.
Sementara itu, Gus Dur, Presiden ke-4 RI, diakui sebagai sosok yang menjembatani berbagai perbedaan dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
“Gus Dur mengajarkan kepada kita semua bahwa kemanusiaan harus didahulukan di atas segala kepentingan, tanpa melihat latar belakang suku, agama, maupun golongan,” tegasnya.












