Tegal, Cakrawalanews.co – Kabupaten Tegal kembali terpilih menjadi salah satu dari sembilan daerah yang akan menerima kelanjutan Program Pencegahan Penurunan Stunting 2.0 dari Tanoto Foundation mulai tahun 2025.
Pendampingan ini merupakan wujud komitmen lembaga filantropi tersebut dalam mendukung upaya pemerintah menurunkan angka stunting di Indonesia.
Acara Kick Off program ini dilaksanakan secara daring pada Jumat (7/11/2025), diikuti oleh perwakilan dari sembilan kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Brebes, Tegal, dan Banyumas. Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari
Kemendagri, BKKBN, dan Kementerian Kesehatan RI.
Dari Kabupaten Tegal, Kick Off dihadiri oleh unsur penting dari Bappeda, Dinas Kesehatan, DPPKB, Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta para Camat, Kepala Desa, dan mitra pelaksana di lapangan (YSKK dan Yayasan Cipta).
Dalam diskusi, para narasumber menekankan tiga hal utama untuk menekan angka stunting:
Edukasi mengenai MPASI dan pola makan bergizi kepada ibu hamil dan orang tua balita.
Optimalisasi peran kader desa (Posyandu dan Tim Pendamping Keluarga/TPK).
Penguatan kapasitas pelaku kecamatan dalam melaksanakan aksi konvergensi.
Michael Susanto, Head of Early Childhood Education and Development Tanoto Foundation, menjelaskan bahwa pendampingan Stunting 2.0 ini mencakup 27 desa lokus intervensi di sembilan daerah. Setiap daerah akan didampingi oleh seorang District Officer (DO) yang bertugas berkolaborasi dengan OPD, Camat, dan Kepala Desa.
”Harapannya, akan terjadi perubahan perilaku masyarakat, terwujud satu data untuk pengambilan kebijakan, dan percepatan penurunan stunting di desa lokus intervensi,” tutup Michael Susanto, menekankan pentingnya kolaborasi agar kegiatan pendampingan dapat tepat sasaran.( wa/tgh)












