“Bagi saya, menjadi wakil rakyat berarti hadir secara nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar di balik meja rapat,” tegasnya.
Pengalaman panjang sebagai perawat membuat Yuni tak tinggal diam melihat rekan sejawatnya masih berjuang dengan kesejahteraan yang minim. Ia mendorong peningkatan kesejahteraan perawat di Jawa Timur, termasuk mereka yang berstatus honorer serta perawat desa.
Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang berencana menaikkan gaji guru. “Kalau guru mendapat perhatian, tenaga kesehatan pun harus. Mereka adalah garda terdepan pelayanan publik,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, kader Partai Demokrat ini menggagas dan mendorong program Satu Desa Satu Perawat sebagai upaya pemerataan layanan kesehatan di seluruh Jawa Timur. Dengan jumlah desa mencapai 7.721, program ini dinilai mampu menjawab persoalan akses kesehatan masyarakat di wilayah pelosok.



