Surabaya. Cakrawalanews.co – Perjalanan hidup Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, menjadi contoh nyata bagaimana pengalaman di lapangan bisa menjadi pijakan kuat dalam membuat kebijakan publik yang berpihak pada rakyat. Sebelum duduk di kursi legislatif, Yuni, sapaan akrabnya, telah mengabdikan diri sebagai perawat selama 25 tahun, sejak tahun 1999 hingga 2024. Pengalaman panjang itulah yang membentuk kepekaannya terhadap berbagai persoalan di sektor kesehatan, terutama yang langsung dirasakan masyarakat kecil.
“Dunia keperawatan mengajarkan saya arti pelayanan dan empati. Dua hal itu yang ingin saya bawa dalam setiap kebijakan di DPRD,” tutur Yuni, Jumat (7/11/2025).
Sebagai seseorang yang pernah menjadi tenaga kesehatan, Yuni memahami betul tantangan di lapangan mulai dari antrean panjang di rumah sakit, sistem rujukan yang berbelit, hingga keterbatasan fasilitas di daerah. Karena itu, begitu menjadi legislator, ia berkomitmen melakukan perubahan nyata di sektor kesehatan Jawa Timur.
Salah satu contoh konkret ialah ketika Yuni secara pribadi mengawal proses operasi seorang balita asal Bojonegoro yang menderita Atresia Ani, kelainan pada saluran cerna. Ia memastikan pasien mendapat penanganan terbaik, berkoordinasi langsung dengan rumah sakit hingga sang balita diizinkan pulang dengan kondisi membaik.












