Ia menjelaskan, sentra perekonomian Indonesia di wilayah timur, sebenarnya terpusat di Provinsi Jawa Timur. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya produk-produk dari berbagai kota di Jawa Timur sudah merangsek berbagai provinsi yang ada di kawasan timur Indonesia.
Kondisi itu, lanjut Wahid sebenarnya bisa ditangkap sebagai peluang bagi pelaku UKM yang ada di Kota Malang sebagai pasar yang bisa ditembus. Selain itu, dalam tataran lokal, keberadaan 53 perguruan tinggi yang ada di Kota Malang dengan jumlah mahasiswa yang cukup banyak juga merupakan pasar yang harus menjadi bidikan para pelaku UKM.
“Karena itu standar mutu UKM di Kota Malang harus ditingkatkan dan saya imbau juga gunakan teknologi untuk memudahkan pemasaran dan sebagainya,” tandasnya.
Berbicara perekonomian di negara yang tergabung dalam MEA, Wahid Wahyudi, menambahkan, jika hal ini sebenarnya adalah peluang yang perlu ditangkap bersama oleh semua kalangan khususnya pelaku UMKM. Sebab, MEA dibentuk pada dasarnya agar 10 negara yang ada di dalamnya termasuk Indonesia, bisa memposisikan diri dalam bidang ekonomi dan memiliki daya saing yang hebat.












