Ketiga, data mutakhir akan mendukung perencanaan pembangunan jangka panjang. “Khususnya dalam merancang intervensi di sektor kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan berbasis bukti (evidence-based),” ujarnya.
Fikser meminta warga Surabaya bersiap menyambut petugas DTSEN yang akan datang langsung dari rumah ke rumah. Pendataan dilakukan melalui wawancara singkat untuk mengumpulkan informasi seputar identitas keluarga, kondisi rumah, pekerjaan, pendidikan, kesehatan, hingga sarana prasarana rumah tangga.
“Petugas yang telah dilatih akan melakukan wawancara singkat. Pendataan juga menggunakan aplikasi resmi BPS, FASIH-Mobile, dilengkapi pengambilan foto rumah serta pencatatan lokasi dengan geotag untuk menjamin akurasi,” jelasnya.










