Fenomena pengibaran bendera One Piece, yang identik dengan simbol tengkorak Jolly Roger, belakangan marak dikibarkan oleh sejumlah komunitas, terutama sopir truk dan penggemar budaya populer Jepang. Sebagian menganggapnya sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan bentuk solidaritas sesama rakyat kecil.
Namun, reaksi publik pun terbelah. Ada yang menilai pengibaran bendera tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap simbol negara, bahkan dikaitkan dengan narasi makar. Sementara sebagian lainnya menganggap sikap reaktif pemerintah sebagai bentuk pembatasan ekspresi yang berlebihan dan antikritik.
“Polemik ini menjadi destruktif ketika masing-masing pihak saling menyudutkan,” tegas legislator dari Dapil Jawa Timur VI itu.












