“Kami selalu berupaya menekan angka kejahatan maupun kekerasan seksual terhadap anak. Dengan mengajak seluruh elemen masyarakat mewaspadadi dan mengantisipasi dengan melakukan sweping terhadap alat selular siswa yang berisi gambar maupun video porno” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB), Tutut Herawati mengatakan, tujuan sosialisasi ini adalah untuk menggugah kesadaran masyarakat dalam mencegah dan memerangi kejahatan seksual terhadap anak.
Sosialiasasi GN-AKSA dihadiri oleh 2 ribu peserta yang terdiri dari pelajar, guru, gerakan pramuka, dan orang tua murid. Acara dimeriahkan dengan penampilan band nasional, Letto. (hms/mnhdi/cn01)












