Cakrawala Legislatif

Pansus RPJMD Ingatkan Pembangunan JLLB-JLLT Adalah Wujud Pemerataan Pembangunan Di Surabaya 

×

Pansus RPJMD Ingatkan Pembangunan JLLB-JLLT Adalah Wujud Pemerataan Pembangunan Di Surabaya 

Sebarkan artikel ini
Penyampaian tantangan fiskal dalam visi misi wali kota yang dipaparkan dalam pidato wali kota Surabaya Eri Cahyadi di rapat paripurna Gedung DPRD Surabaya Maret lalu
Penyampaian tantangan fiskal dalam visi misi wali kota yang dipaparkan dalam pidato wali kota Surabaya Eri Cahyadi di rapat paripurna Gedung DPRD Surabaya Maret lalu

Sementara itu, alokasi anggaran untuk pendidikan dan kesehatan, sebagai kebutuhan dasar masyarakat, masing-masing mencapai Rp2,5 triliun dan Rp2,7 triliun.

Pemkot juga mengalokasikan Rp1,4 triliun per tahun untuk honor para pelayan publik seperti RT, RW, guru ngaji, dan pengurus rumah ibadah.

Dari sisi infrastruktur, pembangunan jalan kota dan kampung, termasuk proyek seperti JLLB dan JLLT ditaksir memerlukan dana hingga Rp10,6 triliun.

Untuk program sosial, perbaikan 8.176 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) membutuhkan Rp286 miliar, sementara jaminan kesehatan semesta menyedot anggaran sekitar Rp450 miliar.

Tak hanya itu, untuk beasiswa bagi lebih dari 3.600 pelajar dan mahasiswa, dianggarkan Rp55 miliar, dan untuk penerangan jalan umum di 29.853 titik, Pemkot mengalokasikan Rp280 miliar.

Catatan penting, angka-angka tersebut belum termasuk kebutuhan anggaran untuk program pengembangan UMKM, balai RW, ketahanan pangan, serta sektor pariwisata, olahraga, dan kesenian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *