Terkait anggaran, ia menyebut pentingnya penyusunan perencanaan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Sedangkan fungsi pengawasan dilakukan agar program-program Pemkot Surabaya tepat sasaran.
“Setiap kampung punya masalah dan prioritas yang berbeda. Di situlah pentingnya kami hadir untuk mengawal,” tegasnya.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait program bedah rumah (rutilahu) yang belum terealisasi meskipun sudah beberapa kali disurvei.
Selain itu, warga juga mengeluhkan distribusi air PDAM yang lemah di malam hari.
“Air PDAM kalau malam cuma kemricik, padahal warga butuh air buat kegiatan sehari-hari,” keluh salah satu warga.












