Ke depan, dengan persaingan ekonomi yang semakin ketat, Ning Laili menekankan pentingnya kolaborasi antara UMKM, eksekutif, dan legislatif agar program-program yang dikeluarkan tepat sasaran. Dibutuhkan juga penambahan dana APBD yang dilewatkan pada legislatif dan eksekutif untuk UMKM di Jatim agar tetap bisa hidup.
Selain berkontribusi pada perekonomian, UMKM juga memiliki peran penting dalam menjaga budaya lokal. Produk-produk seperti batik, perhiasan perak, dan bordir bukan hanya industri kreatif, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang harus terus dijaga dan dikembangkan. “Kadang bukan soal kepintaran, tetapi keberanian untuk mengambil peluang. Dengan inovasi dan kerja sama yang kuat, masa depan UMKM akan semakin cerah,” ujar Ning Laili. (Caa)



