CakrawalaNews.co – DPRD Kota Surabaya kembali menyoroti rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang akan melakukan skema hutang yang diklaim untuk mempercepat pembanguan infrastruktur di Kota Surabaya.
Kalangan legislatif ini menilai langkah pemkot untuk melakukan skema pembiayaan melalui hutang sebesar Rp 5,6 triliun ke beberapa lembaga pembiayaan tersebut harus benar-benar melalui kajian yang matang dan pertimbangan yang komprehensif.
Wakil ketua DPRD Surabaya Bahtiar Rifai mengatakan bahwa, Pemkot sampai saat ini hanya masih komunikasi secara informal bahkan hingga saat ini rician kebutuhan untuk hutang tersebut pihaknya juga belum mengetahui.
“Sampai saat ini DPRD belum menerima rincian dan kebutuhan untuk apa. Saya kira nanti kalaupun hutang itu dengan angka segitu, saya kira nanti akan ada rincian secara detail,” terangnya.
Legislator Gerindra ini mengatakan bahwa pihaknya akan meminta pemkot untuk mendetailkan keperuntukan rencana hutang tersebut karena hal tersebut menyangkut kemampuan pemkot untuk mengangsur.













