Selain itu, wujud keseriusan ini, lanjut wali kota, berupa penyediaan gaet di bandara dan mempercantik beberapa tempat yang dianggap mampu menarik perhatian wisatawan asing seperti taman, museum dan fasilitas lain yang bakal meningkatkan jumlah wisatawan asing di Kota Pahlawan. “Utamanya kami ingin membuat wisatawan asing nyaman saat berada di surabaya,” imbuhnya.
Tidak hanya serius menggarap sektor wisata, wali kota menambahkan, bahwa pemkot juga memfokuskan diri di bidang jasa dan perdagangan. Tujuannya meningkatkan Pajak Anggaran Daerah (PAD) salah satunya hotel yang mana tahun ini melebihi kapasitas yang ditentukan DPR di atas 50%. “Hingga september 2017 PAD mencapai prosentase 100% lebih,” ujar perempuan kelahiran Kediri diiringi tepuk tanganpara tamu.
Adapun paket tur yang telah disiapkan pemkot bagi wisatawan asing yang datang ke surabaya. “Ada paket kepahlawanan seperti museum, wisata ibadah, heritage, tradisional dan taman. Nanti kita tawarkan. Sebab 3-4 tahun lalu para turis asing hanya stay 3 jam, kini sudah sehari,” ungkap wali kota sarat akan prestasi itu.
Kementerian Pariwisata Indroyono Soesilo mengatakan, destinasi wisata harus dimaksimalkan oleh masing-masing Pemerintah Daerah (Pemda). Alasannya, kerjasama di sektor wisata antara Indonesia dan pihak dream cruise merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan kehadiran wisatawan asing, kata Indro – sapaan akrabnya, produk-produk yang dijual masyarakat akan laku.












