Kepala BPBD Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel dan sarana prasarana untuk mitigasi di 11 titik rawan banjir rob. Informasi terbaru dari BMKG juga terus disebarluaskan hingga ke tingkat kelurahan.
“Selama periode cuaca ekstrem, kami imbau masyarakat meminimalisir kegiatan di luar rumah, kecuali mendesak,” kata Hebi.
Pemkot Surabaya juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi Command Center 112 jika mengalami keadaan darurat. Dengan langkah-langkah ini, Pemkot optimis dampak bencana hidrometeorologi dapat diminimalkan.












