3. Musim Panen yang Singkat
Musim panen kepiting raja Alaska sangat singkat, biasanya hanya berlangsung beberapa bulan dalam setahun. Hal ini disebabkan oleh peraturan ketat yang diterapkan untuk menjaga kelestarian populasi kepiting. Keterbatasan waktu panen membuat pasokan kepiting menjadi terbatas, sehingga harganya pun menjadi lebih tinggi.
4. Proses Penangkapan yang Berisiko
Penangkapan kepiting raja Alaska merupakan pekerjaan yang sangat berbahaya. Nelayan harus menghadapi cuaca buruk, ombak besar, dan suhu yang sangat dingin. Selain itu, mereka juga harus berhati-hati agar tidak merusak lingkungan laut. Risiko yang tinggi ini juga berkontribusi pada tingginya harga kepiting.
5. Permintaan Pasar yang Tinggi
Kepiting raja Alaska sangat populer di berbagai negara, terutama di Asia dan Amerika Utara. Permintaan yang tinggi terhadap kepiting ini, terutama untuk restoran-restoran kelas atas, membuat harganya terus meningkat.












