Diakui Pranaya, kebutuhan pangan untuk wilayah Indonesia bagian Timur selama ini penyuplai terbesar berasal dari Jatim. Oleh karena itu keberadaan BUMD Pangan juga sangat penting untuk menjaga stabilitas harga pangan di Jatim agar tak terjadi inflasi akibat produksi komiditi pangannya lebih banyak yang dibawa ke luar Jatim sehingga warga Jatim justru kekurangan.
“Di era pasar bebas seperti sekarang peran pemerintah sangat dibutuhkan karena pengusaha cenderung mengambil keuntungan sebesar-besarnya untuk kepentingan pribadi tanpa memikirkan masyarakat akan menjadi menjadi korban permainan kartel pangan,” tegasnya.
Pertimbangan lainnya, kata anggota Komisi C DPRD Jatim mulai tahun depan, program makan siang bergizi gratis akan diberlakukan pemerintahan Prabowo-Gibran, sehingga membutuhkan support dari Pemprov Jatim agar program tersebut bisa berjalan dengan baik di Jatim.












