“Gagasan Bu Risma dan Gus Hans sangat konkret dan membumi. Mereka mampu menghadirkan konsep infrastruktur yang terintegrasi dengan kebutuhan setiap kabupaten/kota, melibatkan partisipasi publik yang tinggi, serta ramah lingkungan. Ini menunjukkan kedekatan mereka dengan kebutuhan nyata masyarakat,” ungkap Hasto usai debat pilgub Jatim putaran terakhir.
Menurutnya, Risma-Gus Hans tidak hanya menawarkan ide, tetapi juga solusi konkret yang siap diwujudkan. Ia mencontohkan bagaimana Risma, selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, telah berhasil menciptakan berbagai terobosan yang kini dirancang untuk diterapkan di skala provinsi.
Namun, sebaliknya, Hasto menilai petahana Khofifah gagal memanfaatkan periode kepemimpinannya untuk menurunkan angka kemiskinan di Madura, wilayah yang menjadi basis dukungannya selama ini.
“Basis dukungan Ibu Khofifah pada periode lalu ada di Madura, tetapi selama lima tahun terakhir, tingkat kemiskinan di sana masih tertinggi di Jawa Timur. Ini menunjukkan bahwa kebijakan yang dijalankan belum mampu menjawab persoalan mendasar masyarakat di wilayah tersebut,” tegas Hasto.











