Menurutnya, dari awal pihaknya pernah menyampaikan bahwa harus ada formula baru dalam PPDB SMA itu. Formatnya apa? Terlontar juga kan masukan. “Kita kembalikan kepada EPTA, nilai EPTA, NAS ya, nilai EPTA, nilai evaluasi belajar akhir atau nasional . Karena mungkin itu cara-cara satu-satunya untuk kemudian bisa adil dalam memasukkan anak,”katanya
“Saya belum bisa memberikan kesimpulan karena belum tahu persis kan bagaimana formasi yang tepat. Itu kan harus melibatkan banyak biaya untuk mengkaji secara akademik, secara pemangku kepentingan di sekolah itu untuk kira-kira formula yang pas di dalam memberikan proses PBDP itu,”pungkasnya.(Caa)












