Yona juga menekankan bahwa Jujitsu tak hanya membangun prestasi, tetapi juga karakter. Ia mengisahkan tentang seorang anak SMP dari Surabaya Barat yang dulu sering menjadi korban perundungan, tetapi kini mampu menjadi bintang di sekolahnya berkat jujitsu.
“Anak itu sekarang merasa lebih percaya diri. Bahkan fotonya saat menjuarai kompetisi dipajang di baliho sekolah untuk PPDB,” kenang Yona.
Dalam melatih anak-anak, Yona memastikan kualitas pengajaran di Dojo Trufindo tetap terjaga. Ia menggandeng para master jujitsu untuk melatih anak-anak di dojo, termasuk salah satu juara antar-master.
Yona mengajarkan nilai-nilai penting, seperti disiplin, menghargai orang lain, dan mengendalikan ego. “Tropi itu hanya bonus. Kemenangan sejati adalah saat kita mampu mengalahkan diri sendiri,” kata Yona.












