Dengan komitmennya untuk membuka akses luas bagi masyarakat, Yona berharap dapat mencetak generasi baru atlet Jujitsu yang berprestasi.
“Saya ingin banyak atlet yang lahir dari sini. Banyak bakat potensial yang terhambat karena biaya. Dojo ini adalah ruang bagi siapa saja yang ingin berlatih dan berprestasi,” ujar Yona.
Hasil dari dedikasi Yona terlihat nyata. Ratusan anak yang dilatih di dojo tersebut telah membawa pulang berbagai piala dan piagam. Beberapa anak bahkan berhasil menembus ajang bergengsi, seperti Kejuaraan Daerah (Kejurda) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Salah satu contohnya adalah Nando, seorang bocah SD yang berhasil meraih juara pertama dalam kejurda dan kejurnas. Berkat dorongan dan bimbingan Yona, Nando yang awalnya kalah di kejurda pertamanya akhirnya mampu bangkit dan menjadi juara.












