Surabaya, CakrawalaNews.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa di kawasan Tembok Dukuh telah melalui proses pengecekan sebelum dikonsumsi.
Hal itu disampaikan Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya setelah muncul dugaan keracunan makanan yang menyebabkan lima siswa menjalani perawatan medis.
Menurut Eri, pemeriksaan dilakukan mulai dari aroma hingga rasa makanan sebelum distribusi dilakukan kepada siswa di sekolah.
“Tidak ada yang menjurus ke basi atau lainnya,” kata Eri, Selasa (12/5/2026).
Namun, sekitar dua jam setelah makanan dikonsumsi, sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan seperti muntah dan diare.
Pemkot Surabaya kini masih menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Selain itu, pihak sekolah terkait juga telah dipanggil untuk dilakukan kroscek lebih lanjut.
Kepala Dinkes Surabaya, dr Billy Daniel Messakh, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan keluar dalam lima hingga tujuh hari mendatang.
Sampel makanan saat ini tengah diuji di laboratorium Kementerian Kesehatan di kawasan Karang Menjangan, Surabaya.












